Jumat, 17 Februari 2012

HAKIKAT SEBUAH CINTA


Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat. Karena tanpa cinta hidup akan hampa  tak ada artinya, dan tanpa cinta pula tak kan adarasa “Kasih Sayang”.(Ilustrasi gambar diambil dari google)


Hikam:
"Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik." (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14)


Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita. Dan di era gobalisasi sekarang ini banyak orang terkena virus – virus cinta buta sampai mereka menghalalkan segala cara untuk mempertahankan cinta buta yang telah dijalin dengan kekasihnya. Bahkan mereka berani mengorbankan kesucian dirinya dan harta benda untuk kekasih tercintanya. Dan sekarang ini telah maraknya hubungan seks antara laki- laki dengan jenisnya dan perempuan dengan jenisnya sendiri dan hal ini sudah jelas dilarang oleh agama Islam. (Na’udzubillah).

Saudara saudaraku,
Menurutku cinta itu fleksibel, tergantung bagaimana cara orang itu memaknai arti cinta tersebut, Tapi perlu kiata ingat bahwac inta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah yang palingberbahaya dari cinta yang tidak terkendali.

Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja.

“Ingatlah bahwa Allah akan menjodohkan seseorang sesuai dengan keadaan orang tersebut, apabila orang itu baik maka jodohnya juga orang baik dan apabila orang itu punya akhlak yang jelek maka jodohnya akan jelek pula”

Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan, jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan.

Bagi teman teman yang berpacaran, marilah kita jaga diri kita masing masing dan marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal nafsu belaka. Dan kita jadikan generasi muda sekarang ini menjadi generasi muslim yang memiliki kredibilitas tinggi dan punya akhlak mulia yang membawa rohmat bagi seluruh alam. Amin.

Oleh : Rizka Rahmawati

0 komentar:

Posting Komentar