HAKIKAT SEBUAH CINTA
Cinta adalah bagian
dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga
orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta
dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat. Karena tanpa cinta hidup akan
hampa tak ada artinya, dan tanpa cinta
pula tak kan adarasa “Kasih
Sayang”.(Ilustrasi gambar diambil dari google)
Hikam:
"Dijadikan
indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu
wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan,
binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi
Allah tempat kembali yang baik." (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14)
Cintamu
kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
Cinta memang sudah
ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati
cinta bisa menulikan dan membutakan kita. Dan di era gobalisasi sekarang ini
banyak orang terkena virus – virus cinta buta sampai mereka menghalalkan segala
cara untuk mempertahankan cinta buta yang telah dijalin dengan kekasihnya.
Bahkan mereka berani mengorbankan kesucian dirinya dan harta benda untuk
kekasih tercintanya. Dan sekarang ini telah maraknya hubungan seks antara laki-
laki dengan jenisnya dan perempuan dengan jenisnya sendiri dan hal ini sudah
jelas dilarang oleh agama Islam. (Na’udzubillah).
Saudara saudaraku,
Menurutku cinta itu
fleksibel, tergantung bagaimana cara orang itu memaknai arti cinta tersebut,
Tapi perlu kiata ingat bahwac inta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah
cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta
yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat.
Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah
yang palingberbahaya dari cinta yang tidak terkendali.
Islam tidak melarang
atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel
yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita
jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum
semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah,
selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja.
“Ingatlah
bahwa Allah akan menjodohkan seseorang sesuai dengan keadaan orang tersebut,
apabila orang itu baik maka jodohnya juga orang baik dan apabila orang itu punya
akhlak yang jelek maka jodohnya akan jelek pula”
Cara untuk bisa
mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan,
jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan.
Bagi
teman teman yang berpacaran, marilah kita jaga diri kita masing masing dan marilah
kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat,
dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena
nafsu yang akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal nafsu belaka. Dan
kita jadikan generasi muda sekarang ini menjadi generasi muslim yang memiliki
kredibilitas tinggi dan punya akhlak mulia yang membawa rohmat bagi seluruh
alam. Amin.
Oleh :
Rizka Rahmawati


0 komentar:
Posting Komentar